Viral Pakai Topeng Ku Klux Kelompok ke Supermarket, Pria Ini Oleh sebab itu Sorotan

Viral Pakai Topeng Ku Klux Kelompok ke Supermarket, Pria Ini Oleh sebab itu Sorotan

–>

Suara. com kepala Viral Pakai Topeng Ku Klux Klan ke Supermarket, Pria Ini Jadi Sorotan.

Setelah pemerintah di sejumlah negara mengimbau asosiasi untuk menggunakan masker saat lari keluar rumah, banyak kejadian unik yang terjadi.

Baru-baru ini, seorang adam di Amerika Serikat pergi berbelanja bahan makanan sambil mengenakan sama dengan masker atau lebih tepatnya topeng Ku Klux Klan.

Dilansir dari New York Post, pria itu tampak berkeliaran di lorong supermarket Von di kota Santee, San Diego County pada Sabtu lalu. Para-para penjaga toko berulang kali meminta pria itu untuk melepas topeng atau meninggalkan tempat itu.

Pria Pakai Topeng Ku Klux Klan. (dok: Facebook/Tiam Tellez)

Kemudian, salah seorang supervisor akhirnya mencoba mendekatinya di kasir dan memintanya lagi buat melepas tudung atau pergi, cakap juru bicara perusahaan Melissa Hill. Pria itu akhirnya melepas tudungnya, membeli barang-barangnya dan pergi.

“Di Vons, adalah lingkungan yang sopan, terhormat, dan hormat adalah salah kepala prioritas tertinggi kami, dan saya bekerja keras untuk menjaga pada setiap orang di toko kami mengikuti standar ini, termasuk pelanggan, ” kata Hill.

Di Twitter sendiri, eksekutif regional Liga Anti-Pencemaran Nama Molek di San Diego, Tammy Gillies, sempat menuliskan, “San Diego is #NoPlaceForHate. ”

Walikota Santee John Minto dan warga mengatakan di media baik bahwa tindakan pria itu tidak mewakili nilai-nilai kota yang memiliki hampir 60. 000 penduduk.

“Terima berseloroh banyak untuk semua yang melangkah maju untuk dan mengurangi tindakan intoleran yang menyedihkan ini, ” kata Minto.

Kota ini telah membuktikan selama bertahun-tahun untuk mengatasi memori insiden yang bermotivasi rasial yang menyebabkan nama panggilan seperti “Klantee” dan “Santucky. ”

“Begitu merepotkan di banyak hal ini masih berlaku di Santee di Vons, ” tulis warga Tiam Tellez pada Facebook. “Menjijikkan! ”

County Supervisor Dianne Jacobs juga mengutuk tindakan pembelanja itu.

“Gambar yang saya lihat sangat menjijikkan. Rasisme terang-terangan ini tidak memiliki tempat di Santee ataupun bagian mana pun dari San Diego County. Bukan siapa kita. Bukan itu yang kami perjuangkan dan tidak bisa ditoleransi, ” kata Dianne Jacobs dalam sebuah pernyataan.

Hill, perwakilan toko, mengatakan: “Ini adalah insiden yang mengganggu bagi rekan dan pelanggan kami, dan kami sedang meninjau dengan awak kami bagaimana cara terbaik menggarap situasi yang tidak pantas laksana itu di masa depan. ”