Tutor Semangat Bikin Panekuk dalam Kelas Daring, Situasi Pembelajaran Malah Bikin Sedih

Perkataan. com – Di tengah pandemi Covid-19, kegiatan di luar panti terpaksa harus dibatasi. Lupa satunya adalah sekolah dengan kemudian dilaksanakan secara daring.

Sayangnya, kegiatan belajar mengarahkan secara daring terkadang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Satu diantara contohnya dibagikan seorang warganet.

Melalui akun TikTok @bruhlarry , hal ini ia ceritakan. Saat itu dirinya tengah menghadiri kelas daring. Gurunya pun tampak temperamen untuk memberi materi tentang seni dalam membuat pancake alias panekuk.

Sayangnya, cuma dua orang yang menonjol di kelas tersebut. Bahkan, seiring berjalannya waktu cuma dirinya dan guru itu yang ada di kesibukan belajar daring itu.

Baca Serupa: Berawal Serupa Selfie, Murid Ini Bahkan Nikahi Gurunya Sendiri

Akhirnya, ia memutuskan untuk membuat panekuk bersama gurunya. Sang guru tampak menghancurkan telur dan mengaduknya bergabung tepung untuk adonan panekuk.

Warganet ini kemudian memasukkan langkah demi langkah dengan dilakukan gurunya. Tentu selalu hal ini ia lakukan untuk menghargai sang kiai.

Bikin panekuk bersama guru (TikTok @bruhlarry)

Belakangan, ia pun berhasil melaksanakan sejumlah panekuk dengan mengikuti arahan gurunya. Warganet tersebut menunjukkan panekuk hasil karyanya yang ia buat di kelas daring.

Video terkait rupanya menjadikan banyak perhatian warganet. Ratusan ribu komentar memenuhi unggahan ini.

“Nggak seluruh guru itu nyebelin, tunjukkan pada guru yang jalan cinta yang layak itu dapatkan. Guru ini tampak sangat baik, ” komentar seorang warganet.

Baca Juga: Kenalin Ika Dafid, Mantan Guru TK yang Lihai Bongkar Pasang Mesin Motor

Warganet lain ikut berkomentar. “Aku merasa buruk saat melihat ini. Hatiku bahkan menangis ketika dia terlihat sedih karena tak ada yang bercampur di kelasnya, ” ujar warganet tersebut.

“Aku sering merasakan nggak enak pada guru-guru yang udah memberi jalan lebih untuk kelas dengan menyenangkan. Nggak cuma soal materi, tapi seluruh nafsu kasih yang dikorbankan, ” tulis warganet lainnya di kolom catatan.

Sementara itu, hingga Minggu (22/8/2021), video ini telah ditonton sebanyak lebih dibanding 18 juta kali di TikTok.