Profesor Ini Bikin Masakan Mesopotamia dri Resep Kuno, Rasanya Lezat

Profesor Ini Bikin Masakan Mesopotamia dri Resep Kuno, Rasanya Lezat

–>

Suara. com – Isolasi sehubungan pandemi Covid-19 membuat banyak orang menjadi kreatif dan mencari kesibukan baru untuk melawan rasa bosan selama di rumah saja. Begitu pula dengan seorang profesor bernama Bill Sutherland dri Universitas Cambridge yang mengisi waktunya untuk membuat masakan Mesopotamia berbekal resep kuno yang ia silahkan dapatkan.

Dalam akun Twitternya @Bill_Sutherland, ia bercerita bagaimana memanfaatkan waktunya selama pandemi untuk mencoba sesuatu yang berbeda. Lelaki tersebut memasak makanan memanfaatkan resep kuno dari zaman Mesopotamia atau 1750 tahun sebelum masehi! Tentu saja, kisahnya yang dibuat sebuah utas ini menjadi viral hingga mendapat lebih dari 61, 7 ribu likes dan lebih dari 19, 9 ribu retweet.

Profesor bikin masakan mesopotamia dari resep kuno. (Twitter/@Bill_Sutherland)

“Saya menyalahkan isolasi, tapi karena alasan tertentu memutuskan untuk memasak makanan Babilonia dari resep di sebelah kanan; dalam 1750 SM, resep tertua yang pernah ada, ” ujar Expenses membagikan pengalamannya.

Dilansir DeMilked, dalam suatu wawancara, Bill mengatakan bahwa ia mendengar tentang resep ini dri buku milik Dr. Moudhy Al-Rashid, seorang ahli budaya Mesopotamia yg berjudul ‘Ancient Mesopotamia Speaks’.

Dia merasa sangat tertarik dan kemudian memutuskan untuk mencoba beberapa resep yg dijelaskan dalam buku tersebut. Ia mengatakan butuh sekitar satu jam untuk menyiapkan bahan-bahannya dan dua jam untuk memasak.

Bill menggambarkan yakni instruksi di resep tersebut sangat singkat dan membingungkan. Sehingga, dia harus menebak-nebak dan berimprovisasi beberapa kali.

Resep kuno dri zaman Mesopotamia. (Twitter/@Bill_Sutherland)

Meski begitu, Bill mengatakan bahwa sebenarnya resep-resep itu siapa sangka mudah dimasak. Bahkan Anda kemungkinan besar tidak akan menganggapnya aneh jika ada yang menyajikannya kepada Anda.

Overall, terdapat empat hidangan yang dia bagikan dalam utas tersebut.

Masakan pertama yakni Stew of lamb alias daging domba rebus. Menurutnya, ini sederhana dan enak. Hidangan ini dilengkapi dengan taburan daun bawang dan bawang putih cincang sebagai penguat rasa.

Hidangan kedua ialah Tuh’u, yakni sup yang terbuat dri kaki domba. Bill merasa hidangan tersebut seharusnya bisa ia masak lebih lama lagi. Terlihat sup daging tersebut diberi buah bit merah, sehingga sausnya berwarna ungu, dengan taburan daun ketumbar pada atasnya.

Ketiga ialah Unwinding. Ini merupakan tumisan daun bawang yang kemudian dipanggang dengan remah-remah roti tawar kering. Ia mendeskripsikan hidangan tersebut tampak enak, tapi baginya agak sedikit membosankan.

Terakhir iala Elamith Broth atau Zukanda. Makanan ini berbahan lemak, bahan prei, daun ketumbar, daun bawang, dan bawang putih yang diikat dengan darah, susu asam dengan takaran pas, lalu tambah lagi bawang putih.

Namun, pada menu ini, Bill mengaku mengganti darah domba yang seharusnya dimanfaatkan, menjadi saus tomat. Meski bertekstur seperti sup kental yang aneh. hidangan ini kata dia tetap lezat.