Pandangan Anjing Ternyata Tidak Setajam yang Anda Bayangkan

Suara. com – Selama ini, kita meyakini jika anjing memiliki penglihatan dengan luar biasa. Namun faktanya tidak seperti itu.

Anatomi mata anjing dan fotoreseptornya berbeda dengan manusia (dan spesies lainnya), memberikan asu perspektif visual yang unik. Dilansir dari Purina, ternyata seperti inilah penglihatan asu.

Warna apa yang dilihat asu?
Mata asu hanya memiliki 2 jenis kerucut (hanya 20 upah dari kerucut di mata manusia). Karena itu, spektrum warna anjing terbatas pada warna abu-abu, cokelat, pelit, dan biru.

Hal itu disebut penglihatan dikromatik, yang mirip dengan manusia dengan mengalami buta warna merah-hijau. Beberapa warna seperti warna merah dan oranye kira-kira muncul sebagai warna asing bagi anjing, seperti cokelat. Hijau mungkin tampak menak.

Mengucapkan Juga: Sekilas Mirip, Simak 5 Memperlawankan Kucing Anggora dan Kucing Persia Berikut Ini

Asu mungkin juga kesulitan buat melihat perbedaan antara warna yang memiliki rona cocok, seperti biru muda serta biru tua. Ingatlah situasi ini jika anjing Anda kesulitan menemukan mainan atau camilan. Bukannya dia tidak tertarik, melainkan mungkin dia tidak bisa melihat apa yang Anda coba berikan padanya.

Lain kali zaman Anda berbelanja mainan asu, cobalah sesuatu yang beragam biru atau kuning, yang akan lebih menonjol buat anjing Anda.

Bagaimana ketajaman penglihatan anjing?
Di siang keadaan, ketajaman visual anjing 50 persen lebih rendah dari manusia. Jadi, hal-hal barangkali tampak lebih kabur baginya. Tapi ini bukan perkara, karena anjing mengandalkan alat penciuman dan pendengaran itu yang sangat sensitif.

Apakah asu bisa melihat dalam kegelapan?
Anjing mampu melihat dengan baik pada situasi gelap atau kurang cahaya. Ini karena serampangan mereka secara anatomis bertentangan dengan mata manusia.

Itu memiliki lebih banyak batang di retina daripada bani adam, sehingga mata mereka lebih sensitif terhadap gerakan & cahaya. Ini memungkinkan anjing Anda untuk menangkap putaran kecil dan mendeteksi kehadiran orang asing atau mangsa.

Menangkap Juga: 11 Ciri-Ciri Kucing Sakit yang Harus Segera Ditangani

Seperti hewan predator yang lain, anjing memiliki lapisan membran reflektif di bagian dapur matanya. Membran ini memantulkan cahaya yang tidak diserap oleh batang ke retina, yang memungkinkan mata untuk menerima cahaya tambahan & memperkuat penglihatan malam itu. Ini juga membuat mata anjing tampak seolah-olah berseri dalam gelap.

Ras asu dapat mempengaruhi apa yang bisa dilihat anjing. Taat Bonnie Beaver, penulis Canine Behavior: A Guide for Veterinaries, bidang penglihatan anjing dapat sangat bervariasi bersandar pada jenisnya.

Misalnya, asu dengan wajah sempit serta hidung panjang, seperti Borzoi, memiliki bidang fokus binokular yang sempit dan bagian penglihatan tepi yang bertambah besar. Di sisi asing, ras brachycephalic, seperti Peking, memiliki area penglihatan binokular yang lebih luas, tetapi titik buta yang lebih besar. (Carissa)