MUI: Salat Idul Adha Berjamaah Sunah, Jaga Jarak & Kesehatan Wajib

Suara. com – Menawan Ulama Indonesia (MUI) meyakinkan jika salat  berjamaah bentrok di masjid saat pandemi Covid-19 tidak dilarang di dalam islam.

Kasus harian Covid-19 di Indonesia masih terus beranjak naik, per Rabu (24/6) mencapai 15. 308 kasus, bertambah dari Senin (21/6) yang mencapai 14. 536 kasus baru.

Hasilnya pemerintah mengambil menutup tempat ibadah laksana masjid di zona abang dan kuning Covid-19 tak boleh menggelar salat berjamaah.

Sedangkan untuk daerah kawasan hijau, praktik salat berjamaah tetap boleh digelar dengan syarat protokol kesehatan kaya jaga jarak harus dikerjakan.

Mengucapkan Juga: Teken MoU, MUI dan ACT Sepakat Kerjasama di Bagian Kesehatan hingga Pendidikan

Santri Tebuireng Jombang, Jawa Timur sholat Idul Adha dipisahkan dengan warga sekitar. (Beritajatim. com)

Taat Ketua Ekonomi MUI Sentral, Azrul Tanjung menggelar doa berjamah dengan jaga jarak adalah sunnah, sedangkan melestarikan kesehatan atau mencegah moralitas adalah kewajiban. Sehingga umat islam harus mendahulukan yang tetap daripada sunnah.

“Perintah keyakinan kan salat berjamaah kudu rapat. Tapi menghindari musibah lebih utama daripada memperoleh manfaat sunnah. Nyawa kita lebih utama daripada melacak sunnah, ” ujar Azrul saat konferensi pers, Rabu (23/6/2021).

Aturan ini cocok halnya dengan salat Idul Adha yang rencananya digelar pada 20 Juli 2021 mendatang. Salat idul fitri dan salat idul adha adalah sunnah, sedangkan pemerintah sudah melarang bagi kawasan kuning dan merah Covid-19 untuk menggelar salat Id di lapangan, dan disarankan salat di dalam panti.

“Kalau zonanya hijau kita juga tak akan melarang mereka adakan shalat Id, tetap adat kesehatan ketat, menjaga jeda, menjaga kebersihan, memakai kedok dan sebagainya, ” papar Azrul.

Sementara itu Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. Amirsyah Tambunan mengatakan dalam fatwa MUI tentang penutupan wadah ibadah di zona abang, selaras dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang dibuat negeri.

Mengucapkan Juga: LPPOM MUI se-Indonesia Serahkan Kesimpulan Halal ke BPJPH

“Dalam fatwa MUI disebutkan ada yang daerah terarah dan tidak terkendali, dalam istilah pemeirntah zona merah, di mana daerah itu sudah terbukti ada yang terkena Covid-19. Ini kudu di lockdown di langgar tertentu maka dengan adat kesehatan juga harus diterapkan hal yang sama, ” terang Amirsyah.