Memperhatikan Bakteri! Begini Cara Memasak Daging Ayam yang Tepat

Memperhatikan Bakteri! Begini Cara Memasak Daging Ayam yang Tepat

–>

Bahana. com – Awas Bakteri, Begini Cara Memasak Daging Ayam yang Tepat.

Zaman luang di rumah aja selama pandemi virus corona atau Covid-19 dimanfaatkan masyarakat untuk mengerjakan situasi baru. Seperti salah satuna membakar ayam, yang memiliki kandungan zat putih telur tinggi.  

Namun, perlu diingat bahwa memasak daging ayam yang indah tentu harus diolah sampai matang. Matangnya daging ayam, berarti warnanya berubah dari merah muda menjadi putih.

Namun, agar daging ayam tenang untuk dikonsumsi, tak hanya kemaluan hal itu saja. Ada kira-kira hal yang harus diperhatikan, pertama pada pengaturan suhu.

Ilustrasi daging ayam. (Shutterstok)

Dikutip dari New York Time, untuk mempelajari hal itu, sebuah studi menyuntikkan sejumlah bakteri yang umum ditemukan pada daging yang terkontaminasi seperti campylobacter & salmonella pada fillet dada keturunan ayam.

Mereka memasak daging tersebut dalam suhu minimal yang ditetapkan Sistem Kesehatan Dunia (WHO) untuk memasak ayam, yakni 50-70 derajat celsius. Mereka berhasil mengungkap penemuan yang mengejutkan.

Tepat pada suhu 70 nilai, bakteri di dalam inti ayam menurun ke tingkatan aman, serta saat dipotong, dagingnya terlihat biasa dan berserat, tak mengkilat kaya daging ayam mentah.

Akan tetapi perubahan warna dari merah muda menjadi suci biasanya terjadi sekitar di kolong 55 derajat. Terkadang, bagian dalam ayam mungkin dimasak secara tenang, akan tetapi sejumlah bakteri sedang bedada di permukaan yang tidak tersentuh tempat memasak.

Bagian permukaan pula tak terhindari dari bakteri, bahkan justru memiliki bakteri lebih penuh daripada bagian dalam dada. Merebusnya atau menggorengnya pada semua sisi akan memastikan panas membunuh seluruh bakteri.

Bagian dada dan paha punya suhu yang berbeda untuk sampai. Dada ayam matang pada guru 73 derajat celsius dan pantat berada pada 76 – 78 derajat celsius.

Anda juga bisa meyakinkan suhu ini dengan menggunakan termometer masak yang tersedia di kaum toko peralatan masak. Caranya menancapkan termometer ini ke bagian paling tebal dari daging ayam.