Berhubungan Seks saat Menstruasi Aman dan Bertambah Nikmat, Asal...

Berhubungan Seks saat Menstruasi Aman dan Bertambah Nikmat, Asal…

–>

Suara. com – Berhubungan badan saat Menstruasi Aman dan Bertambah Nikmat, Asal…

Hingga kini sedang banyak sekali anggapan atau keyakinan yang keliru terkait menstruasi.

Salah mulia yang masih kerap jadi pertanyaan ialah seberapa aman berhubungan seks saat menstruasi.

Menstruasi sering dianggap sebagai darah kotor sehingga banyak karakter mengaggap tidak sehat berhubungan seks zaman haid. Tapi benarkah?

Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Dilansir dari Healthshot, Konsultan superior, kebidanan dan kandungan, Nayati Medicity, Dr. Preeti Bhadauria, mengatakan bahwa berhubungan seks saat menstruasi aman jika dilakukan tindakan pencegahan yang memadai.

“Dengan penggunaan kontrasepsi yang positif untuk mencegah penyakit menular erotis, wanita pasti dapat menikmatinya, ”kata dia.

Bagi sebagian wanita, seks selama menstruasi lebih menyenangkan karena hajat akan lubrikasi lebih sedikit.

Ini juga dapat meredakan gejala yang berhubungan dengan menstruasi seperti kram dan rasa sakit.

Tapi semua itu langgeng harus dilakukan secara aman serta jangan sampai mempraktikkan hubungan seksual yang ceroboh.

“Wanita lebih rentan kepada infeksi tertentu selama periode sebab pH cairan vagina menjadi kurang asam pada saat ini serta risiko infeksi jamur dan vaginosis bakteri dapat meningkat. Selain itu, mulut serviks sedikit terbuka selama periode dan ini dapat memajukan risiko infeksi meninggi, ”jelas Dr Bhadauria.

Terlepas dari ini, selalu tersedia risiko kehamilan dan penyakit menular seksual. Dengan demikian, tindakan pencegahan berikut harus diambil saat menikmati periode bercinta.

Kontrasepsi yang andal & efektif perlu digunakan secara tertib untuk mencegah kehamilan yang tak diinginkan.

Selain itu kondom (pria / wanita) harus digunakan secara teratur walaupun Anda menggunakan metode kontrasepsi lain karena sangat efektif menyekat penyakit menular seksual yang tak dapat dicegah oleh metode pengoperasian kelahiran lainnya.