Apa Itu Dulang? Alat Pengantar Makanan Khas Daerah Bali

Suara. com – Belakangan muncul berita mengenai kabar pembelian mendulang oleh salah satu arsitek masyarakat di Bali, & mengajak transaksi dilakukan di hotel. Lepas dari fakta kabar ini, sebenarnya barang apa itu dulang? Simak penjelasan berikut.

Apa Itu Dulang?

Dulang sendiri muncul di dalam beberapa kebudayaan, dan mempunyai bentuk dan fungsi yang tidak jauh berbeda. Oleh karena itu apa itu dulang? Dulang adalah sebuah nampan berbentuk lingkaran yang memiliki permukaan datar, dan tepinya berbibir.

Pada konteks isu dengan tengah hangat, dulang yang dimaksud adalah dulang dalam Bali. Model dulang dalam Bali dan sekitarnya selalu memiliki leher dan bersantai, sehingga ketika diletakkan mempunyai ketinggian tertentu.

Baca Juga: Sulinggih di Bali Laporkan Akun Medsos ke Polisi soal Isu Pelecehan Seksual

Fungsi Dulang

Apa fungsi dulang? Utamanya adalah buat meletakkan makanan. Makanan-makanan yang diletakkan di atas mendulang biasanya adalah makanan yang akan digunakan untuk sesaji atau kelengkapan peribadatan asosiasi.

Umat Hindu di Bali banyak yang menggunakan perangkat ini untuk membawa makanan, dengan cara diletakkan pada kepala ketika berjalan.

Sebesar wanita Bali menjunjung sesajen menjelang Hari Raya Nyepi di Kelurahan Penatih, Denpasar, Bali, Minggu (30/3).[Antara/Nyoman Budhiana]

Digunakan untuk Upacara Keagamaan dan Makan Berhubungan

Dulang digunakan jadi tempat meletakkan makanan buat proses persembahan ketika tersedia ritual keagamaan. Disamping tersebut, perangkat ini juga digunakan ketika tengah melaksanakan konvensi makan bersama dengan bagian keluarga atau tamu.

Baca Juga: Asal Usul Nyepi dalam Agama Hindu

Di Bali & Lombok, tradisi ini disebut dengan megibung. Megibung tunggal dilakukan dengan menyantap makanan yang sudah disediakan pada dulang atau nampan, secara bersama-sama dengan mengitari makanan tersebut.