8 Tips Film Fotografi dengan Sedang Booming ala Tinorenato

Suara. com – Film fotografi adalah tren fotografi yang sedangkan booming atau populer era ini. Content creator sekaligus fotografer Tino Renato pun membagikan sejumlah tips hidup fotografi agar hasil memotret menawan dan tak lempar banyak film. Nantinya hasil film fotografi yang cantik itu dapat diunggah ke media sosial.

Pemilik akun Instagram @tinorenato ini menjelaskan film fotografi atau fotografi analog adalah kegiatan merekam gambar yang dilakukan secara kamera analog.

“Film photography harus simpulan ritme dalam mengambil memotret karena kamu tidak mau bisa lihat hasilnya semacam kamera digital, ” sirih tinorenato dikutip Suara. com Minggu, (19/9/2021). Berikut iini merupak tips-tips membidik film fotografi ala tinorenato.

1. Pilih kamera
Tinorenato menyarankan buat memilih kamera analog yang sesuai dengan kebutuhan. Pahami cara menggunakan kamera serta proses pengambilan gambar sebelum memotret untuk menghindari kealpaan.

Menangkap Juga: Potret Ojol Pakai Helm Bernuansa Go-Green, Publik Sebut bagaikan Ada yang Menyamar

Ilustrasi Foto Lama (Pixbay)
Ilustrasi (Pixbay)

2. Gunakan lensa fix/prime lens
Tinorenato menjelaskan lensa fix benar ringan dan tidak mengandung sehingga cocok untuk jalan maupun yang sudah ulung.

“Keunggulan lain lensa tersebut adalah karena ketajamannya & memiliki diafragma yang lebih besar sehingga memudahkan pemungutan gambar dengan cahaya kurang dan benefitnya juga bokeh yang unik, ” cakap tinorenato.

3. Seleksi roll film
Pilihlah roll film dengan disukai. Tinorenato menyebut tiap rol memiliki karakteristik serta keunikan warna yang bertentangan. “Aku pribadi suka hidup kodak portra 400, fuji pro 400h, fujicolor 200. Jangan lupa roll film di simpan di kulkas. Suhu dingin kulkas mewujudkan kualitas roll film lebih awet dan tahan periode, ” ungkap tinorenato.

4. Komposisi foto
Era memotret, perhatikan komposisi foto baik dari segi warna. Sebaiknya, atur atau bayangkan hasil foto terlebih awal sebelum memotret.

“Pahami tali air cerita fotomu dari mula, pertengahan hingga akhir. Tamsil foto travel, pasti penuh object yang harus diambil, sebuah liburan, sebuah kereta, atau jalan-jalan di tempat-tempat bagus. Pahami dan pikirkan saat mengambil foto biar mampu menyeleksi foto saat nanti akan di-share, ” kata tinorenato.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Minta Maaf, Tak Tahu Santri Tutup Kuping Penghafal Alquran

5. Angle
Pengambilan angle penting baik untuk memotret digital dan analog. Mendatangkan angle saat mengambil foto pada objek yang bekerja maupun benda mati.

“Beda objek sangatlah beda jalan pengambilan angle. Seperti contohnya foto fashion dengan ragam, selain peran fotografer pula ada peran model dan styling. Beda dengan memotret objek mati, harus cari angle, framing, dan styling benda atau properti, ” tutur tinorenato.

Ilustrasi foto kolase (Shutterstock)
Ilustrasi foto(Shutterstock)

6. Overexpose
Tinorenato membicarakan film fotografi akan memanifestasikan gambar yang bagus secara cahaya natural.
“Aku selalu melebihkan 1-2 berhenti atau hampir 4 beradu karena lebih baik overexpose daripada underexpose, ” ucap tinorenato.

7. Cetak di lab yang kompeten
Saat mengecap foto, pilihlah lab dengan kompeten. Karena lab serupa akan mempengaruhi hasil memotret.

8. Eksplor kreativitas dan tingkatkan kejelian
Jangan takut berekspresi dan mengeksplorasi kreativitas masa mengambil foto. Tingkatkan pula kejelian saat mengambil memotret.

“Secara teknis film photography dan digital photography hampir sama. Kebanyakan fotografer digital terbiasa menjemput foto sebanyak-banyaknya. Dalam film photography gunakan sebaik-baiknyanya insting dan kejelianmu dalam membidik gambar, ” tutur tinorenato.

Sedangkan untuk mengambil menjepret digital, tinorenato menyarankan buat mengatur kamera secara petunjuk, sesuai ISO dengan status atau cahaya, memperhatikan shutter speed, dan shoot with raw. Pilih juga memory card yang cepat di membaca files, gunakan lensa sesuai kebutuhan, dan langsung belajar dalam fotografi.