4 Cara Menyimpan Ketupat Agar Awet dan Tidak Cepat Basi

Suara. com porakporanda Menu makanan lebaran identik dengan ketupat, opor dan rendang. Menu ini seolah jadi makanan wajib di hari Lebaran. Namun, bagaimana cara mengemasi ketupat agar awet serta tidak basi?

[embedded content]

Ketupat sendiri terbuat dari beras yang dibungkus daun janur yang dirajut  nyata kotak, kemudian direbus tenggat matang. Biasanya, ketupat disajikan sebagai pengganti nasi bergabung opor ayam atau rendang atau makanan berkuah lainnya.

Sebagai satu diantara makanan tradisi di hari Idul Fitri, sebagian tumbuh umat muslim biasanya menyediakan ketupat dengan jumlah yang banyak untuk stok berhari-hari. Padahal, terkadang ketupat mampu cepat basi meski gres dibuat.

Begini Caranya Membenahi Ketupat Agar Awet dan Tidak Basi

Baca Juga: Bunga Tabebuya di Surabaya Sedang Bermekaran Langsung Saat Libur Lebaran

4 Jalan Menyimpan Ketupat Agar Awet dan Tidak Cepat Basi. (Envarto)

Nah, simak berikut tersebut cara menyimpan ketupat agar awet dan tidak lekas basi yang bisa kamu aplikasikan.  

  1. Gantung Ketupat
    Menggantung ketupat menjadi lengah satu cara ampuh biar awet dan tidak lekas basi. Sebab, air sebab ketupat akan turun era digantung.  
    Jadi, hindari menyimpan ketupat secara cara ditumpuk di sebuah wadah, sebab hal tersebut membuat air pada ketupat mengendap sehingga jadi jeblok dan cepat basi.
  2. Simpan pada Kulkas
    Cara berikutnya yaitu simpan ketupat dalam plastik lalu petunjuk dalam kulkas. Plastik berlaku agar ketupat tak lekas kering akibat suhu santai. Setelah itu, ketupat bisa kembali dihangatkan dengan cara dikukus.
    Perlu diketahui, ketupat dengan bentuk utuh teksturnya akan tetap empuk serta lebih awet jika dibandingkan ketupat yang telah dipotong.
  3. Pilih Janur Muda Beragam Hijau Cerah
    Cara agar ketupat lestari berikutnya yaitu dengan menggubris anyaman ketupat. Diketahui, anyaman ketupat ini berpengaruh langgeng atau tidaknya ketupat.
    Jika ingin awet, pastikan untuk membuat anyaman ketupat dari janur muda dengan berwarna hijau cerah. Janur yang masih muda itu cenderung lebih kuat sehingga tidak mudah patah ataupun rusak saat akan direbus.
    Selain itu, ketupat yang dihasilkan juga memiliki cita rasa yang bertambah enak, teksturnya lebih empuk dan lebih awet.
  4. Perhatikan Ukuran Beras
    Supaya ketupat bisa tahan lama dan tidak cepat dingin, perhatikan takaran beras. Sebelum direbus, sebaiknya rendam terlebih dahulu beras sekitar 30 menit atau tiriskan terlebih dahulu.
    Selain tersebut, sebaiknya isi ketupat secara ukuran beras sekitar setengah sampai dua per 3 bagian saja. Hal itu berguna agar beras pulen mampu mengembang sempurna.

Itulah jalan menyimpan ketupat agar langgeng dan tidak cepat dingin.

Kontributor: Ulil Azmi